Setiap orang yang terjun ke dunia investasi pasti memiliki tujuan investasi yang baik bagi dirinya, terutama untuk tujuan jangka panjang. Secara umum, tujuannya memang untuk meningkatkan kekayaan bagi sang investor maupun sebagai cara untuk melindungi harta.

Namun setiap orang sebenarnya memiliki tujuannya sendiri dan lebih detail karena perbedaan menyesuaikan dengan keadaannya. Pastikan sebelum terjun ke dalam dunia investasi, kamu sudah memiliki tujuan kamu sendiri.

Dengan adanya tujuan, maka kamu dapat menjadikannya sebagai acuan dalam memilih produk yang sesuai dengan diri. Jika masih pemula dalam dunia ini, kamu membutuhkan informasi mengenai tujuan-tujuan berinvestasi sebagai referensi ke depannya.

Baca Juga : “Cara Memilih Saham Yang Bagus di Pasar Modal”

Tujuan Investasi yang Baik Bagi Investor

List Of Contents

Tujuan Investasi yang Baik Bagi Investor

Tidak hanya menyiapkan dana masa depan atau mendapatkan keuntungan secepatnya, ternyata masih ada tujuan-tujuan lain yang perlu diketahui. 

Di bawah ini kami sajikan beberapa tujuan ketika berinvestasi, sehingga dapat menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk menjadi investor pada pasar modal atau produk investasi lainnya. 

1. Mendapatkan Keuntungan Atau Imbal Hasil

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, tujuan utama atau paling umum dalam berinvestasi adalah untuk mendapatkan imbal hasil. Oleh karena itu, hal ini harus masuk ke dalam daftar sebagai panduan bagi kamu.

Investor dapat menerima penghasilan pasif atau pendapatan rutin setiap bulan seperti gaji bulanan dari perusahaan, tergantung instrumen mana yang akan dipilih nantinya. Jika ingin mendapatkan penghasilan rutin, maka pilihlah instrumen yang bisa memberikan manfaat tersebut.

2. Melindungi Uang dari Inflasi

Tujuan investasi yang baik selanjutnya adalah untuk melindungi uang atau kekayaan dari dampak inflasi. Hal ini karena inflasi setiap tahunnya mengakibatkan harga barang-barang ikut meningkat, sehingga nilai uang dan aset kamu bisa semakin berkurang.

Jika berinvestasi, maka setiap waktu uang kamu dapat terus bertumbuh. Misalnya ketika rata-rata inflasi setiap tahunnya adalah 2%, maka ketika imbal hasil kamu juga minimal 2%, uang kamu sudah aman terkena dampak inflasi.

3. Untuk Mengembangkan Usaha

Jika memiliki usaha atau bisnis, maka tujuan investasi yang baik ini bisa membantu kamu. Ketika mendapatkan imbal hasil, maka kamu dapat mempergunakannya sebagai modal tambahan untuk mengembangkan bisnis yang sedang dijalani.

Lihat Juga : “Hal Yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Investasi Saham”

4. Sebagai Jaminan untuk Usaha

Tidak hanya membantu untuk mengembangkan usaha, berinvestasi juga dapat dijadikan sebagai jaminan untuk usaha atau bisnis. Contohnya adalah ketika menanamkan modal pada sebuah pemasok dari bahan baku yang dibutuhkan oleh sebuah usaha.

Ketika menerapkan cara ini, maka potensi untuk kekurangan barang baku akan jauh berkurang. Tidak hanya mengurangi kekhawatiran karena kekurangan bahan baku, kamu juga dapat menjual produk dengan harga lebih miring dari pasaran.

Biasanya menjual produk dengan harga miring ini dikarenakan kamu sudah mengamankan bahan baku dengan harga lebih murah namun berkualitas dari pemasok.

5. Menyiapkan Dana Tertentu

Tujuan investasi yang terakhir ini sangat membantu ketika kamu telah memiliki beberapa hal yang ingin dicapai, terutama di masa mendatang. Dengan berinvestasi, kamu bisa mengatur keuangan agar tidak habis sebelum mencapai keuntungan.

Beberapa dana tertentu tersebut antara lain:

  • Biaya pernikahan. Berinvestasi dapat membantu ketika anggaran biaya pernikahan kamu dan pasangan tergolong besar atau mahal. Jika berinvestasi lebih awal dengan tujuan ini, maka biaya tersebut nanti terasa lebih terjangkau.
  • Dana pendidikan untuk anak. Hal ini akan sangat membantu untuk membiayai pendidikan anak yang selalu mengalami kenaikan.
  • Dana pensiun. Ketika berinvestasi lebih awal, saat berada di usia yang tidak produktif lagi, maka kehidupan masa tua akan lebih aman.

Akan tetapi jangan sembarangan berinvestasi. Sama seperti bidang lainnya, investasi juga butuh pemahaman yang memadai agar tidak keliru dalam melaksanakannya. Memahami invesatsi secara jernih adalah hal yang mutlak dilakukan, kamu mengikuti sertifikasi pasar modal. Di sertifikasiku kamu bisa belajar ilmu investasi pasar modal dengan mudah dan tentunya dari sumber kredibel.

Silakan klik link disini bagi kamu yang tertarik untuk memahami investasi pasar modal secara lebih mendalam. Tentunya dari sumber yang terpercaya.

Share This Article
Sertifikasiku
About Author

Sertifikasiku

Sertifikasiku, platform edukasi online, membantu anak bangsa untuk memiliki sertifikasi kompetensi profesi yang sangat berguna untuk bersaing di era global.

3 Comments

    […] menjadi kunci dari belajar analisa teknikal yaitu melihat bagaimana pergerakan pasar global terkait investasi saham. Biasanya hal tersebut dilakukan dari beberapa indikator […]

    […] istilah investor dalam sebuah perusahaan yaitu sebagai pemodal sesuai kemampuannya dalam berinvestasi. Apabila modalnya belum cukup, maka dirinya belum bisa menjadi pemegang saham adalah memiliki […]

    […] kamu sudah tahu apa itu teknikal dalam mengawali berinvestasi di pasar saham sebaiknya melakukan persiapan secara matang. Jangan langsung memulai terjun ke dalam trading saham […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *