Penerapan manajemen risiko dalam sebuah perusahaan sangat penting. Banyak manfaat yang akan kamu dapatkan jika menerapkan ilmunya. Dengan demikian, kamu akan siap menghadapi berbagai konsekuensi baik sekarang maupun di masa yang akan datang. 

OJK (Otoritas Jasa Keuangan) kini mewajibkan semua perusahaan efek untuk memiliki unit kerja yang mengurusi manajemen risiko. Hal tersebut telah tercantum dalam Peraturan OJK Nomor 6/POJK.04/2021. 

Peraturan tersebut berlaku untuk perusahaan yang memiliki aktivitas usaha menjamin emisi efek. Selain itu, bertugas menjadi perantara pedagang yang termasuk anggota bursa efek. 

Baca Juga : “Sertifikasi Manajemen Risiko : Definisi, Tugas, Manfaat dan Prinsip”

Intip Apa Manfaat Manajemen Risiko

Intip Apa Manfaat Manajemen Risiko

Setiap bisnis pasti memiliki berbagai macam konsekuensi dan sering kali terjadi ketidakpastian. Hal ini dapat diatasi dengan membuat manajemen risiko. Simak apa saja manfaatnya dalam pembahasan berikut. 

1. Mencapai Visi dan Misi

Perusahaan dapat dengan mudah mencapai semua visi misi yang telah ditentukan jika mengetahui apa saja tugas dari manajemen risiko. Dengan demikian, kamu bisa mengelola sekaligus mengidentifikasi dengan tepat konsekuensinya. 

2. Keuntungan Perusahaan Meningkat

Apabila seorang ahli manajemen risiko dapat mengelola semua risiko secara bijak, maka perolehan keuntungan semakin banyak. Selain itu, akan meminimalisir berbagai kendala. Perusahaan dapat menganalisa bagaimana pengelolaan sumber daya yang efektif. 

3. Mencegah Terjadinya Kebangkrutan

Apa manfaat manajemen risiko selanjutnya adalah mencegah perusahaan mengalami kolaps atau bangkrut. Adanya manajemen yang tepat sasaran dan pengelolaan finansial yang baik akan mencegah bangkrut. 

4. Memelihara Kepercayaan dari Klien

Metode yang kamu gunakan untuk mengelolanya selain tepat sasaran juga harus direncanakan dengan baik. Dengan demikian, akan meningkatkan kepercayaan terhadap kualitas kerja perusahaan. 

Pemberian kepercayaan ini akan meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien. Hal ini akan sangat menguntungkan karena semakin banyak klien yang percaya maka aktivitas bisnis menjadi lancar. 

Lihat Juga : “Manajemen Risiko Industri Keuangan & Bagaimana Prospek Karirnya”

Apa Peran Manajemen Risiko untuk Perusahaan?

Apa Peran Manajemen Risiko untuk Perusahaan?

Risiko di sini merupakan potensi kerugian yang terjadi akibat suatu peristiwa sehingga akan menghambat pencapaian tujuan. Adapun untuk pengukurannya berdasarkan bentuk konsekuensinya. 

Perusahaan harus memperhatikan beberapa hal yang telah ditetapkan Badan Standar Nasional (BSN). Saat ini BSN telah menerbitkan SNI ISO 31000:2018 untuk digunakan sebagai standar acuan. 

Prinsip dalam ISO 31000:2018 adalah menciptakan sekaligus melindungi nilai baik untuk organisasi maupun pemangku kepentingan. Kerangka kerja pada ISO 31000:2018 membantu organisasi untuk membuat strategi agar bisa menyelaraskan manajemen risiko

Peran berikutnya yaitu menetapkan besaran sekaligus jenis risiko yang bisa diambil atau tidak. Selain itu, memandu untuk mengembangkan kriteria risiko serta memastikan komunikasi lancar.

Adapun untuk prosesnya mencakup penilaian, identifikasi, analisis dan melakukan evaluasi. Jelaskan peran dari manajemen risiko pada prakteknya juga melibatkan penerapan sistematis dari kebijakan dalam aktivitas berkonsultasi maupun komunikasi. 

Perusahaan juga bisa memahami serta mengendalikan berbagai macam risiko sehingga meminimalisir berbagai ancaman dan dampak negatif. Nantinya perusahaan menjadi semakin percaya diri saat membuat keputusan bisnis. 

Dengan demikian, saat bekerja di perusahaan efek bisa jelaskan peran dari manajemen risiko.Agar efektifitasnya lebih maksimal maka perusahaan harus mempunyai SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkompeten. 

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan sertifikat kompetensi. Sertifikat tersebut dapat dijadikan sebagai bahan penilaian tingkat profesionalitas kerja SDM khususnya bidang manajemen risiko. Selain itu, bisa menunjukkan keahlian yang dimiliki. 

Dengan demikian, akan mempermudah proses analisis sehingga terhindar dari kerugian. Sertifikat kompetensi bisa didapatkan dengan mengikuti pelatihan dan ujian dari lembaga yang telah memiliki lisensi. 

Apabila kamu ingin memperdalam pengetahuan dan mengikuti ujian dari lembaga terpercaya maka bisa mendaftarkan diri dalam sertifikasi manajemen risiko Certified Risk Associate (CRA) untuk jenjang madya dan Certified Risk Professional (CRP) untuk jenjang utama/senior, hanya di sertifikasiku.com.

Share This Article
Sertifikasiku
About Author

Sertifikasiku

Sertifikasiku, platform edukasi online, membantu anak bangsa untuk memiliki sertifikasi kompetensi profesi yang sangat berguna untuk bersaing di era global.

1 Comment

    […] Baca lainnya: Penerapan Manajemen Risiko di Perusahaan Efek […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *